Ketika
seorang lelaki mencari pasangan hidupnya yang diharapkan adalah wanita yang
masih perawan, tapi sang lelaki tidak berfikir apakah dia masih perjaka.
Tentang keperawanan ini tidak bisa dianggap sepele memang, rumah tangga yang
baru diresmikan bisa saja berakhir begitu cepat ketika diketahui sang isteri
sudah tidak perawan, di daerah Jawa Barat, pada malam pertama pengantin sang
mertua was-was sebelum diketahui adanya bercak darah di seprai kasur tidur
anaknya, yang menandakan bahwa anak gadisnya masih perawan. Apalagi hidup
dizaman modern sekarang sulit sekali untuk memastikan sang gadis yang akan
menikah masih dalam keadan perawan.
Budaya
seks bebas di kalangan pelajar mulai mengancam masa depan bangsa Indonesia.
Pemerintah menemukan indikator baru yakni makin sulitnya menemukan remaja putri
yang masih memiliki keperawanan (virginity) di kota-kota besar.
Badan
Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berdasar survei menyatakan
separuh remaja perempuan lajang yang tinggal di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan
Bekasi kehilangan keperawanan dan melakukan hubungan seks pranikah. Bahkan,
tidak sedikit yang hamil di luar nikah. Rentang usia remaja yang pernah
melakukan hubungan seks di luar nikah antara 13-18 tahun.
"Berdasar
data yang kami himpun dari 100 remaja, 51 diantaranya sudah tidak lagi
perawan," Ujar Kepala BKKBN Sugiri Syarief ketika ditemui dalam peringatan
Hari AIDS sedunia di lapangan parkir IRTI Monas, Minggu (28/11/2010) kemarin.
Ironisnya,
temuan serupa juga terjadi di kota-kota besar lain di Indonesia. Selain di
Jabodetabek, data yang sama juga diperoleh di wilayah lain. Di Surabaya
misalnya, remaja perempuan lajang yang kegadisannya sudah hilang mencapai 54
persen, di Medan 52 persen, Bandung 47 persen, dan Yogyakarta 37 persen.
Menurutnya,
data ini dikumpulkan BKKBN sepanjang kurun waktu 2010 saja. "Ini ancaman
yang diam-diam bisa menghancurkan masa depan bangsa, jadi harus segera
ditemukan solusinya," ujar Sugiri.
Maraknya
perilaku seks bebas, khususnya di kalangan remaja berimbas pada kasus infeksi
penularan HIV/AIDS yang cenderung berkembang di Indonesia.Perilaku seks bebas
merupakan memicu meluasnya kasus HIV/AIDS. Mengutip data dari Kemenkes pada
pertengahan 2010, kasus HIV/AIDS di Indonesia mencapai 21.770 kasus AIDS
positif dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29
tahun (48,1 persen) dan usia 30-39 tahun (30,9 persen). Kasus penularan
HIV/AIDS terbanyak ada di kalangan heteroseksual (49,3 persen) dan IDU atau
jarum suntik (40,4 persen).
Fenomena
free seks di kalangan remaja, menurut dia, tidak hanya menyasar pada kalangan
pelajar saja, tetapi juga jamak didapati di kelompok mahasiswa. Dari 1.660
responden mahasiswi di kota pelajar Jogjakarta,
sekitar 37 persen mengaku sudah kehilangan kegadisannya. Menurutnya, di samping
masalah seks pranikah, remaja dihadapkan pada dua masalah besar lainnya yang
terkait dengan penularan HIV/AIDS. "Masalah itu adalah tingkat aborsi yang
tinggi dan penyalahgunaan narkoba," kata Sugiri
"Data
Kemenkes memang menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna narkoba di
Indonesia saat ini mencapai 3,2 juta jiwa. Sebanyak 75 persen di antaranya atau
2,5 juta jiwa adalah remaja.
Tingkat
kehamilan di luar nikah juga sangat tinggi.Sugiri mengatakan, rata-rata
terdapat 17 persen kehamilan di luar nikah yang terjadi tiap tahun.Sebagian
dari jumlah tersebut bermuara pada praktik aborsi. Sugiri menyampaikan, grafik
aborsi di Indonesia
masuk katagori lumayan tinggi, dengan jumlah rata-rata per tahun mencapai 2,4
juta jiwa.
"Ini
adalah problem nasional yang harus dihadapi bersama. Jadi bukan lagi hal yang
tabu untuk dibicarakan demi menemukan solusi yang tepat atas persoalan
ini," kata dia.[Separuh Gadis di Kota Besar tak Perawan Lagi,JPNN - Padang Today Senin,
29/11/2010 08:20 WIB].
Provokasi KRR
Perilaku seks bebas rupanya sudah
menjadi gaya hidup sebagian remaja. Seperti pacaran, hampir pasti dilakukan
mayoritas remaja. Padahal gaya pacarannya sudah seperti pasangan menikah saja.
Bahkan jauh lebih hot.Inilah kunci utama perzinaan.Namun, alih-alih melarang
remaja pacaran, pemerintah (didukung LSM dan media massa) justru memberikan
pendidikan seks pada remaja. Isinya, tips-tips cara pacaran yang aman; yakni
tanpa risiko seperti KTD, terinfeksi penyakit seksual menular (termasuk HIV),
dan bahkan aborsi yang aman. Termasuk diajarkan cara memakai kondom. Masya
Allah!
Tak ayal, program yang
diinfiltrasikan dalam Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) itu, justru merangsang
mencuatnya nafsu seks itu sendiri.Buktinya, begitu KRR digulirkan, angka
perilaku seks bebas bukannya menurun malah meningkat dari tahun ke tahun. Angka
KTD, aborsi dan infeksi HIV juga terus membengkak. Mengapa begitu?
Ini karena isi KRR tak lepas dari
paradigma sekulerisme, yakni menafikan nilai-nilai agama.Remaja dicekoki
informasi seputar seks tanpa disertai pemahaman soal halal dan haram.Akibatnya,
remaja makin penasaran dan kemudian mencicipi seks.Toh sudah diajari seks aman.
Ironisnya, ketika kemudian mencuat
perilaku seks bebas, semua berteriak 'ini karena kurangnya pendidikan
agama.'Ketika kebobrokan moral remaja terkuak, mereka berteriak memanggil ulama
untuk menyelesaikan problem tersebut.
Anehnya, ketika ulama mengajukan syariat
Islam sebagai solusi, dibenturkanlah dengan peraturan pemerintah yang
anti-Islam.Pemerintah dengan setia menerapkan sekulerisme, padahal sekulerisme
itu sendirilah yang melahirkan semua kebobrokan sosial ini. Begitulah,
masyarakat –termasuk pemerintah-- tampak ambigu, antara butuh dan tidak butuh
terhadap agama (baca: syariat Islam).
Tes Keperawanan
Wacana tes keperawanan juga mencuat
kembali. Ini pernah diutarakan anggota DPRD Jambi beberapa bulan lalu, bahwa
untuk mencegah seks bebas, sebaiknya pelajar yang akan masuk SMP, SMA dan perguruan
tinggi dites keperawanan.
Wacana ini jelas tidak menyelesaikan
masalah. Dalam pandangan Islam, hukum asal seorang gadis sebelum menikah itu
tentu saja perawan (kecuali kondisi tertentu, seperti kecelakaan atau
diperkosa, itu persoalan lain). Jadi tes keperawanan pada anak gadis yang belum
menikah tidak relevan.Sebab, seorang gadis yang belum menikah diharamkan
disentuh lelaki manapun.
Lebih dari itu, tes keperawanan
sangat melecehkan gadis baik-baik yang selama ini menjaga
virginitasnya.Gara-gara 'temennya' berbuat binal, mereka ikut diinterogasi dan
diperiksa keperawanannya. Mereka seolah dihukum dan dihakimi atas apa yang
tidak pernah dilakukan. Ini akan menimbulkan tekanan psikis tersendiri.
Terlebih teknis tes keperawanan itu
sendiri, bagaimana caranya? Ini akan membuat mereka malu luar biasa. Mengapa
orang lain yang berbuat maksiat, gadis baik-baik ini yang kena getahnya?
Jelaslah, tes keperawanan melanggar hak para gadis baik-baik.
Lalu muncul pula pertanyaan,
bagaimana dengan tes keperjakaan?Bukankah para lelaki bejat itu yang
menyebabkan para gadis tidak perawan? Alangkah tidak adilnya dunia, jika masalah
seks bebas hanya ditudingkan kepada remaja-remaja perempuan, sementara
cowok-cowok bengal itu tidak dihukum.
Seks pranikah pada remaja, umumnya
terjadi karena remaja pacaran, cewek dibujuk dan dirayu untuk menyerahkan
keperawanannya sebagai pembuktian cinta. Nah, lelaki bejat seperti ini yang
harusnya disikat.[Ketika Keperawanan Digadaikan...,Media Ummat; Tuesday, 01
March 2011 10:17].
Pasangan
hidup adalah salah satu hal yang amat menentukan terbinanya kehidupan sakinah
wa rahmah didalam keluarga. tentunya selain ketaqwaan, nasab (garis keturunan)
dan memiliki sedikit harta (bukan dalam artian matre), kecantikan serta
keperawanan seorang gadis sangat dianjurkan dan menentukan dalam memilih
pasangan. Walaupun tidak melakukan tes keperawanan, tapi keperawanan itu dapat
dilihat dari fisik seorang wanita diantaranya;
HIDUNG
Gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat, tak percaya coba liat ujung hidung anak perempuan, merahkan..? Bagi lelaki yang suka merusak kesucian wanita, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang.
Gadis yang masih suci atau tubuhnya belum disentuh oleh lelaki, ujung hidungnya berwarna kemerah-merahan, jika disentuh ujung hidungnya nampak merah. Gadis yang tidak suci ujung hidungnya merah tetapi merah pucat, terkadang warna merah tidak nampak, yang nampak hanyalah pucat, tak percaya coba liat ujung hidung anak perempuan, merahkan..? Bagi lelaki yang suka merusak kesucian wanita, hidungnya berbelang, oleh karena itu disebut lelaki hidung belang.
MATA
Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang, cantikkah, bugarkah, luweskah, dsb.Terkadang kita memandang wanita cantik dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya.Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami.lebam yang menunjukkan tidak suci nampak semacam garis2 hitam di bawah kelopak mata disamping warna hitam dibawah kelopak mata sedikit kelihatan berkeriput (berkedut). Gadis yang masih suci matanya berseri2, tidak ada warna hitam, lebam maupun garis2. Apabila gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti kedut (berkeriput)
Kita menggunakan mata untuk memandang dan melihat seseorang, cantikkah, bugarkah, luweskah, dsb.Terkadang kita memandang wanita cantik dibagian luar saja, tapi bagian dalamnya sudah habis, untuk mengetahui wanita itu masih suci atau tidak coba tengoklah matanya.Bila bagian bawah kelopak terlipat sedikit dan terdapat tanda lebam (tanda memar) berarti gadis itu sudah tidak suci lagi, mungkin sudah bersuami.lebam yang menunjukkan tidak suci nampak semacam garis2 hitam di bawah kelopak mata disamping warna hitam dibawah kelopak mata sedikit kelihatan berkeriput (berkedut). Gadis yang masih suci matanya berseri2, tidak ada warna hitam, lebam maupun garis2. Apabila gadis itu tertawa di bawah kelopak matanya tidak terdapat apapun, seperti kedut (berkeriput)
PUNGGUNG
Punggung gadis berubah melalui 2 proses:
Punggung gadis berubah melalui 2 proses:
1.
Punggung gadis menjadi besar karena proses hormon.
2.
Punggung gadis menjadi besar karena lelaki.
Punggung yang sudah kena sentuhan lelaki
akan menjadi besar, lebih2 yang sudah berhubungan badan. Punggung gadis yang
masih suci walaupun gemuk ia masih kelihatan cantik, sebab masih kental dan
tegang serta tidak lesu dan jatuh. Cobalah perhatikan pinggang gadis, kalau
pinggangnya masih ramping dan punggung tidak besar, tidak montok dan kenyal pada
punggungnya.Kalau berjalan punggungnya tidak goyah sebab dagingnya masih solid
dan tidak lembut kalau dipegang, artinya dia masih suci. Bagi yang pernah
melakukan hubungan badan, punggungnya memang berisi dan besar tetapi tidak
kental, punggungnya nampak jatuh, lebih2 disaat ia berjalan, goyangannya tidak
melantun.
TELINGA
Telinga termasuk salah satu panca indra yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah gadis itu masih suci atau tidak. Di negeri china telinga sebagai peramal untuk mengetahui penyakit didalam tubuh seseorang. Gadis yang tidak pernah disentuh oleh laki2, telinganya cantik dan nampak bersih, kalau gadis itu pernah disetubuhi atau telinganya pernah digigit atau dicium dan disentuh, secara otomatik bentuk telinga gadis itu akan berubah menjadi lebih leper sedikit dan tidak lagi kemerah-merahan dan menjadi pucat. Bagi gadis yang masih suci tapi pernah kena sentuh lelaki, pucatnya tidaklah ketara sangat.
Telinga termasuk salah satu panca indra yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah gadis itu masih suci atau tidak. Di negeri china telinga sebagai peramal untuk mengetahui penyakit didalam tubuh seseorang. Gadis yang tidak pernah disentuh oleh laki2, telinganya cantik dan nampak bersih, kalau gadis itu pernah disetubuhi atau telinganya pernah digigit atau dicium dan disentuh, secara otomatik bentuk telinga gadis itu akan berubah menjadi lebih leper sedikit dan tidak lagi kemerah-merahan dan menjadi pucat. Bagi gadis yang masih suci tapi pernah kena sentuh lelaki, pucatnya tidaklah ketara sangat.
BUAH
DADA (payudara)
Peranan buah dada memang banyak, bukan
sekedar menggoda nafsu lelaki saja, tapi buah dada sebagai bukti kalau gadis
itu pernah disentuh atau tidak.Buah dada gadis yang belum pernah kena sentuh,
senantiasa tegang.Tetapi kalau sudah kena sentuhan, buah dada itu tegangnya
berkurang dan membesar sedikit dari pada ukuran asalnya, lebih kerap disentuh,
lebih kendur.Perhatikan gadis disaat berjalan atau berlari, bergerak2 dan
melambai jatuh (ke bawah) dan berbuai sekali berarti ketegangan sudah
hilang.Kalau belum kena sentuhan, walaupun buah dada berbuai disaat berlari
tetapi buaiannya tidak terlalu melambai2 berarti ketegangan masih ada.
Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karna alami memang berbeda.
Puting buah dada yang pernah kena sentuhan menjadi panjang dan terjojol (keluar) sedikit dari tempat persembunyiannya. Buah dada yang selalu kena remas akan menjadi lebih besar, dan jangan menuduh gadis yang berbuah dada besar itu kena remas. Sebab, buah dada yang besar kena remas dan yang besar karna alami memang berbeda.
Buah
dada yang kena remas menjadi besar tetapi tidak tegang.Sementara buah dada yang
besar karna alami senantiasa tegang dan disaat berjalan tidak bergoyang, kalau
yang kena remas bergoyang terbuai-buai seperti telinga gajah, berbuai kekiri,
kekanan, keatas, kebawah terkadang melambung2 ketika gadis itu berjalan atau
berlari.
BIBIR
Percaya atau tidak bahwa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir kebibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya.Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium.Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis lembam (bengkak) atau hitam di sekitar bibirnya.Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak tampak pucat dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah kena cium akan nampak lembam walaupun hanya satu kali saja, dan dapat merubah bibirnya juga terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir seperti irisan jeruk. Bila gadis itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi nampak kalau diperhatikan betul-betul. Ada pula yang mengatakan gadis tidak suci ketika ia tertawa bibirnya nampak lebih lebih besar dari pada tidak tertawa dan bibir bawah tampak keluar dari pada bibir yang atas
BIBIR
Percaya atau tidak bahwa bibir gadis yang pernah dicium lebih menarik dan cantik. Apabila bibir bertemu bibir, maka akan membuat pergerakan darah akan mengalir kebibir dan membentuk bibir yang baru. Lebih kerap dicium, lebih cantik pula bibirnya.Tapi ada juga gadis yang mempunyai bibir mulut yang cantik walaupun tidak pernah dicium.Gadis yang belum pernah dicium bibirnya kelihatan berwarna merah jambu dan tidak ada garis lembam (bengkak) atau hitam di sekitar bibirnya.Bibir gadis yang tidak pernah dicium tidak tampak pucat dan bibirnya licin dan basah. Bibir yang pernah kena cium akan nampak lembam walaupun hanya satu kali saja, dan dapat merubah bibirnya juga terdapat garis-garis kasar yang memperindah bentuk bibir seperti irisan jeruk. Bila gadis itu tidak suci lagi, bagian tengah bibirnya nampak retak, seakan-akan terbagi dua, retaknya tidak begitu jelas, akan tetapi nampak kalau diperhatikan betul-betul. Ada pula yang mengatakan gadis tidak suci ketika ia tertawa bibirnya nampak lebih lebih besar dari pada tidak tertawa dan bibir bawah tampak keluar dari pada bibir yang atas
KEMALUAN.
Ini Tentunya hanya diketahui setelah menikah.Permukaan gadis yang pernah melakukan hubungan badan, terkesan lembam (memar), pintu kemaluan tidak tertutup rapat, agak renggang sedikit.Kalau gadis yang masih perawan, kemaluannya senantiasa tertutup rapat.Sebenarnya selaput darah bisa dilihat langsung kedalam kemaluan gadis.Bila kemaluan masih ciut berarti gadis itu masih suci.Kalau lobang itu terbuka sedikit berarti gadis itu sudah tidak perawan lagi. Coba perhatikan warna kemaluan gadis, kalo permukaannya pintu kemaluannya berwarna ungu, kemerah-merahan berarti dia masih suci, akan tetapi kalau warna merah sudah pudar malah menjadi pucat, berarti dia sudah tidak suci lagi.satu lagi, biasanya disaat malam pertama, lelaki biasanya agak susah memasukkan zakar (penis) nya kedalam kemaluan gadis.
Pertama
kali melakukan hubungan badan dengan seorang gadis yang baru pecah selaput
darahnya memang tidak memuaskan, karena gadis itu tidak nyaman dengan darah
yang keluar pada malam pertama (kebiasaannya) dan rasa perih pada kemaluannya.
Sehingga ia tidak akan mau berlama-lama. Untuk mengetahui selapaut dara yang
pecah, coba konsentrasikan mata anda kedahi istri anda, kalau dia berkerut
artinya dia menahan sakit, tetapi kalau dia berpura-pura, rilex ajalah…[Ciri Ciri Fisik Gadis Masih Perawan, Disadur dari
berbagai sumber, Senin, 14 Maret 2011].
Begitu
pentingnya keperawanan sehingga semua perkembangan tubuh wanita jadi obyek
penelitian para ahli atau orang yang menyatakan dirinya sebagai ahli, ini hanya
sebuah ikhtiar untuk membuktikan sebuah keperawanan, memang seorang wanita
layak mempersembahkan sesuatu kepada suaminya di malam pertama, persembahan itu
adalah keperawanan, alangkah ruginya lelaki ketika dia masih lajang sementara
yang dinikahinya wanita yang tidak perawan lagi, apalagi hilangnya keperawanan
itu karena dicicipi oleh lelaki lain.
Ketika
seorang sahabat menyatakan dia akan menikah, Rasulullah menyarankan agar
menikahi gadis, dikesempatan lain sahabat menyampakan maksudnya menikahi janji,
Rasul bertanya kenapa tidak gadis, sahabat menyatakan bahwa adik-adiknya masih
kecil-kecil, kalau menikah dengan janda maka dia akan mengurus dan mendidik
adik-adiknya, maka Rasul memberikan tanda setuju.
Memang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam
menganjurkan agar menikahi seorang wanita lajang daripada seorang janda
sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Jabir bin Abdullah dia berkata;
Saya menikah dengan seorang wanita, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bertanya kepadaku: "Apakah engkau telah menikah?" Saya
menjawab; Ya. Beliau kembali bertanya: "Dengan gadis ataukah janda?"
Saya jawab; Dengan janda. Beliau lalu bersabda: "Kenapa kamu tidak memilih
gadis hingga kamu dapat bercumbu dengannya?"
Namun hal demikian tidaklah selamanya karena bisa
jadi seorang janda lebih utama dinikahi daripada seorang wanita lajang
dikarenakan mungkin beban-beban utang yang tidak disanggupinya atau beban-beban
pembiayaan keseharian anak-anaknya sehingga membutuhkan seorang suami yang bisa
meringankannya.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ia
berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang memberi
kecukupan kepada para janda dan orang-orang miskin, maka ia seperti halnya
seorang mujahid di jalan Allah atau seorang yang berdiri menunaikan qiyamullail
dan berpuasa di siang harinya."
Syeikh Mustafa ar Ruhaibani menyebutkan hadits
"Kenapa tidak dengan gadis sehingga kamu dapat bermain-main dengannya dan
ia pun dapat bermain-main denganmu?." (Muttafaq Alaihi) dan Syeikh
mengatakan,”Kecuali jika terdapat kemaslahatan lebih besar dalam menikahi
seorang janda maka hendaklah dia mendahulukan janda daripada lajang dikarenakan
kemasalahatan itu.” (Mathalib Ulin Nuha juz I hal 6530)
Tidak ada perbedaan dalam khitbah (meminang)
antara seorang janda dengan seorang wanita lajang.Hanya saja seorang janda
perlu berterus terang kepada walinya terhadap orang yang datang melamarnya itu
berbeda dengan seorang wanita lajang yang cukup hanya dengan diam. Karena
tidaklah diperbolehkan bagi seorang wali menikahkan anaknya yang janda tanpa
mendapat keredhoannya.
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah
menceritakan kepada mereka bahwasanya; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Seorang janda tidak boleh dinikahi hingga ia dimintai
pendapatnya, sedangkan gadis tidak boleh dinikahkan hingga dimintai
izinnya." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, seperti apakah
izinnya?" beliau menjawab: "Bila ia diam tak berkata."
Imam Muslim meriwayatkan dari dari Ibnu Abbas
bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Seorang janda
lebih berhak atas dirinya daripada walinya, sedangkan anak gadis harus dimintai
izin darinya, dan izinnya adalah diamnya"? Dia menjawab; "Ya."[Antara
Menikahi Janda dengan Gadis,Eramuslim.com.,Senin, 04/07/2011 10:30 WIB].
Keperawanan
memang mahkota yang harus dijaga secara baik oleh seorang gadis hingga memasuki
pintu perkawinan, sifat ego lelaki terhadap keperawanan banyak kasus yang dapat
diangkat, begitu malam pertama dia mengetahui bahwa isterinya tidak perawan
lagi maka malam itu jadi malam terakhir baginya atau itu malam pertama baginya
untuk berkomplik dengan isteri, sehingga ketika terjadi hubungan yang tidak
harmonis suami akan mengungkit-ungkit ketidakperawanan isterinya dengan tuduhan
yang menyakitkan, karena keperawanan itu sangat penting dan sensitive maka
diserahkan kepada perawan untuk menjaga keselamatannya, Wallahu a’lam [Cubadak Solok, 16 Desember
2011.M/ 20 Muharam 1433.H].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar