Selasa, 16 Februari 2016

235. H M I



Sebuahorganisasimahasiswa yang cukupbesar di negeriinidiantaranyaadalah HMI yaituHimpunanMahasiswa Islam, yang menjadikan program pengkaderankeislaman di lingkungankampusmenjadi agenda utamanyadenganmaksud agar mahasiswaislamjadiseorangmuslim yang menjadikanislambukansekedarkulturtapiislamitusebuahidiologibagipemeluknya.  Padamasaordebarudapatdipastikanseorangaktiviskampus yang terlibat di HMI padamasanyaakanterlibat di KNPI yaituKomiteNasionalPemuda Indonesia, setelahitudiaakanjadikaderGolkaruntukmengantarkannyajadiAnggotaDewanatauKepala Daerah.

            Sulastomodalamwww.harianpelita.commengangkatsebuahjudulHMI Connection (?) yang menggambarkanbanyakketerlibatan HMI pada sector kehidupanmasyarakat Indonesia, diamengaatakan;

Dalamsebuah talk show di stasiun TV, adatigapembicara.Ketiganya, mewakili 3 (tiga) lembaga yang berbeda.Pendapat yang disampaikandalam talk show itujugatidaksama. Bahkan, ketiganyasalingberbedapendapatdanberdebat.Tetapi, ada yang sama. Ketiganya (ternyata) adalah alumni HMI.Demikianjugaakhir-akhirini, ketikabanyakbermunculanorganisasidanpartaipolitik yang sedangmelakukan proses regenerasikepemimpinan, tokohbarumuncul. Ternyata yang terpilihadalahseorang alumni HMI.Inikahbuktiadanya HMI connection?

Sebagaiseorang senior HMI, sudahtentuhalitumembanggakan.Tetapi, sekaligusjugasedih, adanyakesalahpahamansepertiitu.Seorangpengamatpolitik, baru-baruinibahkanmenyatakansetidaknyaperluuntukmewaspadaiadanya HMI connection ini.Pernyataansepertiitu, setidaknyakampanyenegatifbagi alumni HMI yang sedangmenitikarirmengabdikandirinya di berbagaiorganisasidanpartaipolitikdanbahkanlembaganegara.Padahal, Dipo 16, markasnya HMI, dipastikantidaktahu, apalagimerencanakanapa yang terjadi di organisasi/partaipolitik yang sedangmengalami proses regenerasiitu. DemikianjugaMajelisNasionalKorps Alumni HMI (KAHMI).

Sebagaiorganisasimahasiswa, kedudukan HMI dalamsejarahbangsainimemangseringsulitdipahami.Bagaimana di era orde lama, PartaiKomunis Indonesia (PKI) pernahberusahauntukmembubarkan HMI.Bahkanmenjadikan HMI sebagaisasaranakhirpolitik PKI, denganmemaksakantuntutanpembubaran HMI langsung di depan Bung Karnohanyaduaharisebelum G-30-S/PKI (1965) dalamsebuahrapatumum yang dihadiriribuanmahasiswa di Gelora Bung KarnoSenayan? Padahal HMI bukanpartaipolitikdanbukanlawan yang seimbangbagi PKI.Kalau PKI berhasilmenyingkirkanlawan-lawanpolitiknya, baikpartaipolitikmaupunorganisasimasyarakat yang berhasildibubarkan di era orde lama, PKI ternyatakesandungmenuntutpembubaran HMI. Bung Karnomenolaktuntutanitudanbahkankemudian PKI-lah yang dibubarkan, karenaterbuktiterlibat G-30-S/PKI.

Semuaitu, sebenarnyamerupakanwujudbuatapa HMI didirikan. HMI adalahorganisasimahasiswa yang didirikandenganniatuntukmenjadikan HMI sebagaiwadahpenggodokankaderumatdanbangsa.Independen, bukanonderbouwpartaipolitikmanapun.Pengabdian yang sesugguhnyabagianggota HMI adalahsetelahmenunaikanbelajarnya di perguruantinggi, di berbagailapanganapasaja. Dan kualitaspribadidanpengabdiannya, akanmenentukankeberhasilannya. Merekaibaratseoranganggotapasukankhusus/pasukankomando yang diterjunkan di medanperang, yang bergeraksesuaidoktrin/strategi yang menjadipegangannya, tanpaperlukomandolagi. Bahwa HMI adalahkaderumatdanbangsa, bahwa HMI adalah (H)arapan (M)asyarakat (I)ndonesia, begitupesanJenderalBesarSudirman (almarhum). Karenaitu, HMI jugamenariksebagaibahanstudi, sehinggabanyakilmuwankita yang menjadikan HMI sebagaibahanskripsiatau thesis, tidakhanyailmuwan Muslim, tetapijuga yang non-Muslim, baik di dalammaupun di luarnegeri.[Pelitahati, harianpelita].
            Kehadiran HMI banyakmemperkenalkankepadaMahasiwadanPelajartentangislammelaluipengkaderan yang dilakukansejakdaridasarpengkaderanhinggatingkatlanjutan, dengankajianislam yang dibicarakandalampengkaderanitumahasiswadiajakuntukkritisterhadapfenomenakehidupandenganpondasinyaaqidahislamiyyah yang kemudianmemberikankontribusiterbaikkepadaummatdanbangsainimelaluibidangkehidupanmasing-masing.

Tujuan HMI
            Sebagaimanaorganisasilain, tujuan HMI merupakanekspektasitiap-tiapindividu yang berada di dalamnya, yang kemudiansecarakolektifbertemuhinggalahirlahtujuanbersama, yaitutujuanorganisasi. Bagi HMI, tentutujuan yang dimaksudadalahtujuan yang bersifatjangkapanjang. Tujuan yang mengarahkepadaperubahankebudayaandenganmasyarakatsebagai basis utamanya.Olehkarenaitu, membentukdanmemperkuatmasyarakatadalahsalahsatu target yang hendakdicapaioleh HMI.

Secaratekstualtujuan HMI adalahterwujudnyamasyarakatadilmakmur yang diridai Allah SWT.Untukdapatmencapaitujuantersebut, maka HMI memilihdanmenetapkanfungsinyasebagaiorganisasiperkaderan.Adapunperan HMI adalahorganisasiperjuangan.Kaderisasi di HMI sebisamungkindiarahkankepadaterbentuknyalimakualitasinsancita, yaituinsanakademis, insanpencipta, insanpengabdi, insan yang bernapaskan Islam, sertainsan yang bertanggungjawabterhadapperwujudantujuanorganisasi. Titiktekankualitas HMI terletakpadapengabdiannya, yaitupengabdian yang bersifatsemata-matahanyauntukmencapairidadari Allah SWT.Masa yang paling tepatuntukmenjalankantugaspengabdian HMI, adalahsaatparakader di dalamnyatelahmenjadi alumni, yang dapatmelakukanperanperjuanganmelaluiberbagaisektorkehidupan.

Posisi HMI
Ketikameletakkan Islam sebagaiazasnya, minimal terdapattigaideologibesarduniadimana HMI dituntutuntukmemilihsalahsatu di antaranyasebagaisebuahsintesis, yaitu Islam, sosialisme, dankapitalisme.Dalamkonteks global sepertitelahdisinggungsebelumnya, HMI dituntutuntukmampumenegaskanletakposisinyaselain di tengahketigaideologi di atas, juga di tengahmasyarakat, pasardannegara.Secarasederhana, kapitalismedapatdiartikansebagaisebuahupayadalammenciptakankelompokelit yang lebihsedikitdaripadakelasmenengahdankelompoklemah (logikapiramida).Hal inilah yang di kemudianharimelahirkanketimpangan di masyarakat.Olehkarenaitu, olehsebagiankalangan, khususnya HMI, kapitalismeditolakdandianggapsebagaisebuahtesis yang membutuhkanantitesis.

Antitesisdarikapitalismeadalahsosialisme.Namunketikasosialismekemudianmeniscayakanadanyapenghapusankelasuntukmewujudkanmasyarakattanpakelas, yang padaakhirnyatetapakanmelahirkanketimpangandenganmelahirkankelas-kelaspenguasabaru yang menindas (logikapiramidaterbalik), itu pun oleh HMI belumsepenuhnyadianggapsebagaisebuahsolusi yang efektif. Terakhiradalah Islam.Harapanterhadap Islam untukmampumenjadisintesisdenganadanyakesejajaranantaraelit, kelasmenengah, dankelompoklemah, mautidakmaumenuntut HMI untuklebihcenderungkepadanya.

Pertanyaannyakemudianadalah, di manakahposisi HMI dalamketigakategori di atas?Jikaharapannyaadalahadanyakesejajaranataukesetaraanantaraelit, kelasmenengah, dankelompoklemah, makasebagaikelas yang mampumenceburkandirikedalamduakelas yang lain, kelompokmenengahlah yang seharusnyamengambilperanlebih.Kelasmenengahitulah yang mungkinselamainidiistilahkansebagai civil society.HMI merupakanbagiandari civil society yang dimaksud.Dengandemikianmakajelassekali di manakah HMI seharusnyamengambilposisi di antarabeberaparanahsepertitelahdisebutkansebelumnya.[WahyuMinarno,HMI, Civil Society danGlobalisasi,harianpelita.com.Rabu 10 November 2010 | 21:32].

Dahulukitahanyamengenaltigalembagamahasiswa di kampusselain HMI adalah PMII yang merupakanorganisasimengindukke  NU dan IMM punyabapakbernamaMuhammadiyah, sedangkan HMI dikatakanorganisasiindenpendenkarenatidakpunya ayah danibutempatmengadukannasibnya, dialahirdandibesarkanolehummatdanbangsa Indonesia. Setiaptahunselalusajaterjadiusahasalingrekrutmahasiswabaru, siapa yang cepatadantepatargumentasinyamakabertambahlahkadernya. Tapiketikareformasiterjaditahun 1998, di kampusbukanhanyatigaorganisasiitusaja yang berkibar, adabeberapajama’ah yang jugapunyakadernya di kampussepertiSalafi, HizbuzTahrirdanKammi.

Secarakasatmatakeberadaan HMI hariinikalahbersaingdibandingkanorganisasimahasiswalainnya, event-event penting yang berkaitandengandenyutnadiummatislamsemualembagaituterjunkelapangandenganmemberikanadvokasi, bantuan social dandemontrasi, syukur-syukur HMI nampakjugasatuduakibaranbenderanya.  Di tahun 1984 ketikasayamasihterlibat di kampusbergabungdengan HMI organisasiinidiseganiolehkawandanlawan, bahkanmemberikankebanggaankepadakadernyakarenamerekawalaupunhidupdalamlingkungankampus yang umumtapiberfikirtentangislamdanmemperjuangkanummatnya.wallahu a’lam [Cubadak Solok, 09 Zulhijjah 1432.H/05 November 2011.M].


Tidak ada komentar:

Posting Komentar