Kiamat,
ini suatu kejadian yang luar biasa tentang kehancuran alam raya ini, manusia
yang beriman kepada Allah meyakini bahwa dunia hanya sementara saja sedangkan
yang abadi nanti di akherat kelak, peristiwa besar yang terjadi sebelum akherat
dinamakan kiamat.
Allah mempunyai nama-nama indah yang terkandung
dalam asma ul husna,salah satunya adalah Al Akhir. Makna dari “yang akhir” ialahAllah yang tetap ada setelah segala
sesuatu musnah. Karena memang bumi dan jagad raya yang diciptakan Allah ini
diberi waktu tertentu untuk bertahan, semuanya tidak ada yang kekal tapi
bersifat fana artinya hanya sementara.Kehancuaran semuanya disebut dengan
peristiwa besar yang kita kenal dengan qiamat. Beberapa ayat mengungkapkan hal
ini;
1. hari kiamat,
2. Apakah hari kiamat itu?
3. tahukah kamu Apakah hari kiamat itu?
4. pada hari itu manusia adalah seperti
anai-anai yang bertebaran,
5.dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang
dihambur-hamburkan.
[Al
Qari’ah 101;1-5]
1. apabila bumi digoncangkan dengan goncangan
(yang dahsyat),
2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban
berat (yang dikandung)nya,
3. dan manusia bertanya: "Mengapa bumi
(menjadi begini)?",
4. pada hari itu bumi menceritakan beritanya,
5.
karena Sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu)
kepadanya.
6. pada
hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam Keadaan bermacam-macam, supaya
diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,
[Al
Zalzalah 99;1-6]
Begitu dahsyatnya awal kejadian qiamat itu,
apalagi proses hingga hancurnya dunia ini tentu tidak mampu kita
menyaksikannya, sedangkan suasana mendung yang pekat diiringi dengan hujan
lebat, petir bersambar-sambaran dan angin kencang yang terjadi di sekitar kita
membuat kiat panik tidak karuan, apatah lagi kiamat itu hadir di depan kita.
Dikala hancurnya dunia ini dengan segala isinya
hingga tidak ada sisanya satupun, maka Allah tidaklah terpengaruh dengan
kejadian itu karena memang Dia yang
menjadikan semua itu hancur, dan kelak masuk kepada kehidupan baru yang
disebut dengan alam akherat. Disinilah manusia akan mempertanggungjawabkan
segala amal perbuatannya selama di dunia.
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat
dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.dan Barangsiapa yang
mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya
pula”[Al Zalzalah 99;7-8]
Meskipun kejadian HaRi Kiamat adalah
sesuatu yang ghaib dan meRupakan Rahasia Allah, tetapi Allah Ta’ala dan Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wasallam telah membeRitahukan kepada kita semua tentang
tanda-tandanya.Dan kalau kita mau menceRmati tanda-tanda HaRi Kiamat
teRsebut, maka kita semua akan sepakat pada satu kesimpulan, yakni "HaRi
Kiamat Sudah Semakin Dekat".
Asy-Syaikh
Muhammad bin IbRahim at-TuwaijiRi di dalam kitabnya MukhtashaR al-Fiqh
al-Islami menyebutkan tentang tanda-tanda HaRi Kiamat dengan begitu sistimatis.
Beliau membagi tanda-tanda teRjadinya HaRi Kiamat menjadi dua bagian, yaitu
"asyRathus sa'ah as-sughRa"
yakni tanda-tanda kiamat yang kecil dan "asyRathus sa'ah al-kubRa" yakni tanda-tanda kiamat yang besaR
yang menunjukkan sudah sangat dekatnya kiamat. Beliau lalu membagi tanda-tanda
kiamat yang kecil menjadi tiga bagian:
Yang peRtama yaitu tanda-tanda yang sudah teRjadi dan telah beRlalu, yaitu beRupa teRbelahnya Rembulan sebagaimana disebutkan dalam suRat al-QamaR, lalu diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan sekaligus wafatnya beliau, kemudian penaklukan Baitul Maqdis dan keluaRnya api daRi negeRi Nejed.
Yang kedua: Tanda-tanda yang sedang teRjadi
dan masih teRus beRlangsung, di antaRanya adalah teRsebaRnya fitnah (kekacauan
dan kemungkaRan), munculnya ORang yang mengaku nabi, diangkatnya ilmu dan
teRsebaRnya kebOdOhan, kezhaliman teRjadi di sana-sini, meRatanya alat-alat
musik dan anggapan halal teRhadapnya, zina meRajalela, banyak ORang meminum
khamaR, ORang-ORang melaRat saling beRlOmba membangun Rumah dan gedung,
membangun masjid hanya untuk beRmegah-megahan, banyak teRjadi pembunuhan,
kemudian waktu teRasa pendek, banyak teRjadi gempa bumi, pasaR-pasaR dan supeR
maRket saling beRdekatan, uRusan tidak diseRahkan kepada ahlinya, kebuRukan
mendOminasi, kesyiRikan menyebaR di tengah-tengah umat Islam. Juga banyak
teRjadi kebOhOngan, pemutusan silatuRahim, pengkhianat justRu mendapat
kepeRcayaan, ORang tidak peduli lagi halal-haRam dalam mencaRi Rizki, dan juga
banyak wanita-wanita yang beRpakaian tetapi telanjang.
Inilah di
antaRa tanda-tanda kiamat yang saat ini sedang banyak teRjadi dan masih teRus
teRjadi. Tanda-tanda ini telah disebutkan di dalam hadits-hadits Nabi
Shallallahu ‘alaihi wasallam yang shahih, dan tentunya bukan melalui fORum ini
untuk menyebutkannya secaRa detail satu peR satu. Yang jelas -jama'ah sekalian-
kita semua telah membuktikan sendiRi bahwa apa yang disabdakan Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wasallam beRkenaan dengan tanda-tanda teRjadinya HaRi
Kiamat adalah benaR adanya. Apa yang telah disebutkan di atas, kini telah
menjadi fakta yang benaR-benaR teRjadi pada masa ini, dan kita semua tidak
mengingkaRinya.
Selajutnya yang ketiga
adalah tanda Kiamat SughRa yang belum teRjadi dan akan teRjadi, di antaRanya
yaitu: teRjadinya penaklukan KOnstantinOpel dengan tanpa pepeRangan, kemudian
kaum Muslimin akan memeRangi bangsa at-TuRk, memeRangi Yahudi hingga mendapat
kemenangan, munculnya seORang laki-laki daRi kabilah Qahthan yang mengajak
manusia kepada ketaatan, lalu teRjadi dOminasi jumlah kaum wanita hingga
seORang laki-laki beRbanding dengan lima puluh wanita. Selain itu adalah
munculnya al-Mahdi atau Imam Mahdi, lalu setelah itu akan teRjadi penghan-cuRan
Ka'bah Oleh seORang laki-laki daRi Habasyah yang disebut dengan Dzu
as-Sawiqatain, dan inilah akhiR zaman yang menunjukkan sudah sangat dekatnya
HaRi Kiamat yang ditandai dengan munculnya tanda-tanda Kiamat KubRa.[Khutbah
Jum’at,KhOlif Mutaqin
DjawaRi HaRi Kiamat,DaRul
Haq JakaRta).
Kapan kiamat itu terjadi?Sebuah pertanyaan
sederhana, namun mustahil untuk dijawab oleh manusia.Pertanyaan ini pertama
kali dilontarkan oleh malaikat Jibril kepada nabi Muhammad Saw.saat Beliau
sedang duduk-duduk bersama para Sahabatnya di awal-awal kerasulannya.
Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang keempat setelah malaikat Jibril
menanyakan tiga pertanyaan yang fundamental lainnya, yakni : 1. Apa iman itu?
2. Apa Islam itu?3. Apa Ihsan itu. Pertanyaan Jibril yang ke 4 adalah : Mata
Assa’ah? (Kapan kiamat itu terjadi)?Tiga pertanyaan pertama dijawab oleh Rsul
Saw.dengan baik sesuai yang Beliau pelajari dari wahyu Allah. Sedangkan
pertanyaan yang ke 4 Beliau mengatakan : Yang ditanya bukanlah lebih tahu dari
yang menanya.
Lalu Rasul Saw. meneruskan ucapannya : Akan
tetapi saya akan ceritakan padamu indikasi-indikasinya, yakni bila budak telah
melahirkan tuannya, maka yang demikian itu adalah indikasinya. Bila orang-orang
yang bertelanjang kaki dan badan telah menjadi para pemimpin atau panutan
manusia, maka yang demikian itu adalah indikasinya.Bila para pengembala
binatang ternak berlomba-lomba membangun bangunan yang tinggi, maka yang
demikian itu juga adalah indikasinya.
Ada lima perkara yang tidak dapat diketahui
kecuali hanya oleh Allah. Kemudian Rasul Saw. membaca ayat :
“Sesungguhnya Allah, di sisi-Nyalah pengetahuan tentang kiamat itu, Dia
menurunkan hujan, Dia mengetahui apa saja yang ada di dalam kandungan,
seseorang tidak akan tahu dengan pasti apa yang akan dia lakukan esok hari,
seseorang tidak akan tahu di belahan bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui dan Maha Berpengalaman”.(Q.S. Luqman/31 : 34)
Dalam diskusi dengan Rasul Saw.tersebut, malaikat
Jibril muncul bagaikan seorang laki-laki. Setelah berpaling dan meninggalkan
majlis Rasul Saw. Nabi Muhammad Saw. berkata: Datangkan lagi kepada saya laki
-laki itu! Para sahabat mencoba untuk mendatangkannya, namun mereka tidak
melihat apapun. Maka Rasul Saw. berkata : Dia adalah malaikat Jibril, datang
untuk mengajarkan kepada manusia (dasar-dasar) agama mereka”. (Hadits Riwayat
Imam Muslim dalam Bab Al-Iman).
Dahulu, orang-orang kafir
quraisy ingin mengetes kebenaran kenabian Nabi Muhammad Saw.dengan menanyakan
kapan kiamat itu terjadi. Mereka beranggapan, jika Nabi Muhammad bisa
menjawabnya, maka kenabian dan kerasulan Muhammad mungkin dapat diterima.Namun,
jika Nabi Muhammad tidak bisa menjawabnya, berarti Muhammad bukanlah Nabi dan
Rasul Allah.Anehnya, kaum kafir Quraiys itu tidak beriman kepada hari
kiamat.Mereka bertanya hanya sekedar mengetes pengetahuan Nabi Muhammad Saw.dan
ingin memperolok-olokan Beliau.
Seperti yang Allah jelaskan dalam ayat di atas, mustahil Nabi Muhammad
mengetahui kiamat dengan pasti, karena pengetahuan tentang kapan persisnya
kiamat itu terjadi hanya murni milik Allah dan tidak diberikan kepada siapapun
dari hamba-Nya, kendati kepada Nabi Muhammad Saw. Sebab itu, Nabi Muhammad Saw.tidak
menjawab pertanyaan orang-orang kafir Quraisy tersebut sampai Allah turunkan
firman-Nya :
Mereka menanyakan kepadamu tentang
kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya
pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang
dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru
haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang
kepadamu melainkan dengan tiba-tiba."Mereka bertanya kepadamu seakan-akan
kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan
tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak
mau tahu.” (Q.S. Al-A’raf/7 : 187)
Di samping tidak ada seorangpun yang mengetahuai
kapan persisnya kiamat itu terjadi, bahwa peristiwa kiamat itu amatlah dahsyat,
bukan seperti yang digambarkan dalam film 2012 itu?Kiamat itu adalah kehancuran
alam semesta.Bukan hanya kehancuran bumi?Apalagi hanya sebagian bumi saja? Akan
tetapi kehancuran alam dunia ini dengan segala isinya karena Allah akan
menggantinya dengan alam lain bernama alam akhirat, seperti yang Allah
firmankan :
(Yaitu) pada hari
(ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan
meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang
Maha Esa lagi Maha Perkasa. (Q.S. Ibrahim / 14 : 48)[Eramuslim, Ustadz Fathuddin Ja'far, Kapan Kiamat
Itu? Kamis, 03/12/2009 08:42 WIB ].
Hendaklah
kita meRenungi haRi yang dahsyat ini, saat seluRuh manusia dikumpulkan di satu
tempat untuk mempeRtanggungjawabkan amalnya di hadapan AllOh subhanahu
wata’ala, satu haRi yang menyebabkan langit hancuR beRantakan, anak-anak yang
baRu lahiR menjadi beRuban. Janji AllOh subhanahu wata’ala pasti akan
teRlaksana.
Ingatlah haRi yang dinamai juga dengan haRi taghabun (haRi dinampakkannya kesalahan-kesalahan). HaRi ini meRupakan penyingkanpan yang hakiki, kaRena pada haRi manusia dikumpulkan sesuai dengan amal peRbuatannya. Di antaRa manusia ada yang beRtaqwa kepada AllOh subhanahu wata’ala. dan di antaRa manusia ada yang penuh beRlumuR dOsa. MeReka akan digiRing menuju neRaka jahannam dalam menahan haus yang menyiksa. Panas api neRaka menipu pandangan meReka, teRgambaR di pelupuk mata bahwa meReka dibawa menuju mata aiR yang akan menghilangakan Rasa haus, tetapi kenyataan beRkata lain. Yang ditemuinya teRnyata api yang menyala menungggu kedatangan meReka. Iyadzan billah.
Allah menggambaRkan kepada kita tentang dahsyatnya haRi itu dalam banyak ayat. Begitu juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Allah beRfiRman,
Ingatlah haRi yang dinamai juga dengan haRi taghabun (haRi dinampakkannya kesalahan-kesalahan). HaRi ini meRupakan penyingkanpan yang hakiki, kaRena pada haRi manusia dikumpulkan sesuai dengan amal peRbuatannya. Di antaRa manusia ada yang beRtaqwa kepada AllOh subhanahu wata’ala. dan di antaRa manusia ada yang penuh beRlumuR dOsa. MeReka akan digiRing menuju neRaka jahannam dalam menahan haus yang menyiksa. Panas api neRaka menipu pandangan meReka, teRgambaR di pelupuk mata bahwa meReka dibawa menuju mata aiR yang akan menghilangakan Rasa haus, tetapi kenyataan beRkata lain. Yang ditemuinya teRnyata api yang menyala menungggu kedatangan meReka. Iyadzan billah.
Allah menggambaRkan kepada kita tentang dahsyatnya haRi itu dalam banyak ayat. Begitu juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Allah beRfiRman,
“Dan pada haRi teRjadinya kiamat, di haRi itu meReka
(manusia) beRgOlOng-gOlOngan. Adapun ORang-ORang yang beRiman dan mengeRjakan
amal saleh, Maka meReka di dalam taman (suRga) beRgembiRa. Adapun ORang-ORang
yang kafiR dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al QuRan) seRta (mendustakan)
menemui haRi akhiRat, Maka meReka tetap beRada di dalam siksaan (neRaka).” (QS.
aR-Rum: 14-16)
Itulah
bebeRapa gambaRan tentang haRi kiamat yang pasti akan kita alami. Maka
haendaknya kita beRlOmba untuk melakukan amal akhiRat. Senatiasa beRdOa, semOga
AllOh membeRikan kebaikan di dunia dan akhiRat. Janganlah sekali-kali kita
menjual akhiRat dengan dunia yang singkat ini. BaRangsiapa yang menukaR akhiRat
dengan dunia, maka dia pasti akan menyesal dan akan meRasakan keRugian tiada
taRa.
Sebagai penutup khutbah yang peRtama ini, maRilah kita meRenungi fiRman AllOh,
Sebagai penutup khutbah yang peRtama ini, maRilah kita meRenungi fiRman AllOh,
“Maka apabila malapetaka yang sangat besaR (haRi kiamat)
telah datang. Pada haRi (ketika) manusia teRingat akan apa yang telah
dikeRjakannya. Dan dipeRlihatkan neRaka dengan jelas kepada Setiap ORang yang
melihat. Adapun ORang yang melampaui batas,38. Dan lebih mengutamakan kehidupan
dunia. Maka Sesungguhnya neRakalah tempat tinggal(nya). Dan Adapun ORang-ORang
yang takut kepada kebesaRan Tuhannya dan menahan diRi daRi keinginan hawa
nafsunya. Maka Sesungguhnya syuRgalah tempat tinggal(nya).” (QS. an-Nazi’at:
34-41) [Khutbah Jum’at HaRi AkhiR
& Bekalnya,Majalah as-Sunnah, SOlO. Edisi 03/IX/1426H/2005M.].
Isu akan
terjadinya kiamat di tahun 2012 begitu banyak menyedot perhatian manusia.
Sampai-sampai, ada film berjudul 2012 yang bercerita tentang peristiwa
mahadahsyat berupa kiamat.Film yang disutradari oleh Rolland Emmerich ini
menggambarkan kejadian ‘akhir dunia’ dengan efek gambar yang cukup
membelalakkan mata pemirsanya.
Gedung-gedung
pencakar langit yang hancur melebur, hujan meteor, bumi yang terbelah, sampai
luapan samudera yang meluluhlantahkkan permukaan bumi tergambar jelas di film
tersebut. Saat itu, manusia sibuk dengan urusan masing-masing, menyelamatkan
diri dari bencana akbar itu. Terlepas silang pendapat mengenai cerita di balik
2012, film tersebut cukup mampu menarik penonton untuk melihatnya.
Selain
beberapa ayat di atas, masih banyak gambaran serupa dituliskan dalam Al
Qur’an.Tak sekedar isapan jempol, kiamat yang Allah sebutkan ternyata diakui
ilmuwan bakal benar-benar terjadi.Bahkan prakiraan dahsyatnya kejadian itu
secara ilmiah berupaya dipaparkan para ilmuwan melalui berbagai penelitian
mereka. Berikut bagian-bagian episode kiamat yang diramalkan para peneliti
berdasarkan data-data ilmiah mereka.[Eramuslim, Syaefudin, Menguak Misteri
Ilmiah Kiamat 2012, Monday, 23 November 2009 20:18].
Kiamat pasti akan terjadi, tentang
waktunya kita tidak tahu, yang sangat
penting adalah bagaimana kita mempersiapkan iman yang kokoh dengan amal
yang shaleh untuk memasuki proses kehidupan yang akan datang, yaitu kematian,
alam barzakh dan akherat setelah terjadinya kiamat,
wallahu a’lam,[Cheras Kuala Lumpur Malaysia, 03 Rajab 1432.H/ 05 Juni 2011.M].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar